Dapatkah Ketakutan dan Iman Berjalan Bersamaan?

Ingatkah kita dengan cerita Daud yang menghadapi Goliat yang tubuhnya besar dan kuat, jauh dibandingkan dengan tubuh Daud yang kecil?. Bagaimanakah jika kita di posisi Daud, menghadapai yang jauh lebih besar dari yang kita pikirkan, akankah kita akan mundur?, berlari menjauh atau mungkin "pasrah" dengan yang kita hadapi?

Terkadang perjalanan yang kita jalani tidaklah semulus yang kita pikirkan atau harapkan, ada banyak tantangan dan rintangan bahkan intimidasi dari masalah atau "raksasa" yang sedang kita hadapi. Yang dapat membuat kita menyerah, putus asa, bahkan menjadi tidak sanggup untuk berpikir, tidak sanggup berbicara kepada Tuhan, lewat doa. Beban masalah hidup yang membuat iman berubah menjadi ketakutan dan ketakutan akan mematahkan semangat dan mematahkan optimis, dan akhirnya kita dapat dikalahkan, dan menjadikan iman seperti hanya sekedar teori.

Dapatkah ketakutan dan iman berjalan bersamaan?

Tetapi firman Tuhan mengatakan, "Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban." 2 Tim. 1:7.

Indikasi ketika iman mulai memudar maka ketakutan muncul, dan demikian juga sebaliknya, ketika iman muncul maka ketakutan dikalahkan.

Kita tetap kuat, dan maju bersama dengan Tuhan.

Tuhan Yesus memberkati kita semua Jemaat Tuhan.

Haleluya.

Oleh. Hamba Tuhan GPI Bekasi Barat


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini