Persekutuan Yang Diperbaharui

Tidak seorang pun dapat masuk melewati tirai jika ia bercacat cela. Kristus ingin menghapus semua cela dari umat-Nya supaya mereka bisa masuk dalam kelompok sang Mempelai yang penuh kemuliaan.

Efesus 5:26-27, "untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman, supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela."

Jalan masuk sepenuhnya ke dalam hadirat Allah telah terbuka sejak Kristus datang dan mengoyak tirai di Bait Allah. Tirai di Bait Allah menggambarkan bahwa jalan masuk ke hadirat Allah belum tersingkap. Dan ketika Yesus mati, tirai di Bait Allah terbelah dari atas ke bawah, menunjukkan bahwa jalan menuju ke hadirat Allah yang sepenuhnya telah terbuka.

1 Yoh. 1:3, "Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu,  kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus." 

"Persekutuan" secara harfiah artinya "memiliki bersama" dan meliputi saling berbagi dan berpartisipasi. Kita mempunyai persekutuan karena memiliki iman bersama, memiliki kasih karunia bersama dari Allah di dalam Kristus, didiami oleh Roh Kudus bersama, memiliki karunia-karunia Roh bersama.

Kiranya Tuhan kita Yesus Kristus memberkati kita semua Jemaat Tuhan.

Haleluya.

Oleh. Hamba Tuhan GPI Bekasi Barat

Komentar

Postingan populer dari blog ini